Tim SAR Gabungan Masil Lakukan Pencarian, Polres Cimahi Libatkan Anjing Pelacak K9

- 25 Maret 2024, 17:46 WIB
Polres Cimahi melibatkan anjing pelacak dari Tim  K9  untuk melakukan upaya pencarian korban bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kampung Gintung Desa Cibenda Kecamatan Cipongkor Kabupaten bandung barat Jawa Barat.
Polres Cimahi melibatkan anjing pelacak dari Tim K9 untuk melakukan upaya pencarian korban bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kampung Gintung Desa Cibenda Kecamatan Cipongkor Kabupaten bandung barat Jawa Barat. /Tangkapanlayar Instagram @polrescimahi/

PORTAL BANDUNG TIMUR – Tim SAR gabungan hingga Senin 25 Maret 2024 masih melakukan upaya pencarian terhadap korban tanah longsor dan banjir bandang di Kampung Gintung Desa Sirnagalih dan Desa Cibenda Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat. “Upaya pencarian korban yang diduga ada 9 orang yang masih tertimbun melibatkan Tim SAR Bandung, Basarnas, TNI dan Polri juga komunitas,” terang Heri Marantika Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung.

Disampaikan Heri Marantikan setelah melakukan asessment dengan menggunakan Deone, Tim SAR gabungan membagi titik pencarian jadi 3 Sektor. “Karena minimnya akses yang tidak bisa dilalui alat berat, Tim SAR gabungan mengandalkan Alkon dan Tim K9 Polres Cimahi yang melibatkan anjing pelacak,” terang Heri Marantika.

Baca Juga: Longsor Pasir Jambu Bogor, 1 Orang Masih Tertimbun Longsor Tim SAR Gabungan Berpacu Dengan Waktu

Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang Kampung Gintung, Desa Sinargalih dan Cibenda, Kecamatan Cipongkor, KabupatenBandung Barat, Jawa, terjadi pada hari Minggu 24 Maret 2024 sekitar pukul 23.00 WIB malam. Dilaporkan 2 orang selamat dan 9 orang dalam pencarian.

Akibat kejadian, sebagian besar masyarakat setempat mengungsi ke sebuah bangunan Sekolah Dasar dan GOR dimana posko gabungan didirikan. “Jumlah masyarakat yang mengungsi sekitar 400 jiwa atau 55 kepala keluarga dan setidaknya 25 unit rumah yang mengalami rusak berat,” pungkas Heri Marantikan.***

Editor: Heriyanto Retno


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah