Pebegal di Padalarang Bandung Barat Dihakimi Masa Mengaduh dan Bertakbir

- 16 Mei 2024, 13:59 WIB
AH alias Kabla seorang pelaku begal pasangan suami sitri di Jalan Raya Padalaran Kabupaten Bandung Barat terus meminta maaf dan bertakbir saat dihakimi massa yang menangkapnya di dekat Stasiun Cilame Padalarang.
AH alias Kabla seorang pelaku begal pasangan suami sitri di Jalan Raya Padalaran Kabupaten Bandung Barat terus meminta maaf dan bertakbir saat dihakimi massa yang menangkapnya di dekat Stasiun Cilame Padalarang. /Tangkapanlayar Instagram @cigadung/

PORTAL BANDUNG TIMUR – Aksi AH alias Kabla (23) dan A alias Ireng (23) berakhir ditangan warga yang menangkapnya di Stasiun Cilame Padalarang usai aksi pembegalan pasangan suami istri di Jalan Raya Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Sebelum diamankan dan dihakimi sebelum diserahkan ke Polsek padalarang penangkapan Kabla dan Ireng diwarnai aksi kejar-kejaran.

Penangkapan Kabla dan Ireng pada Selasa 14 Mei 2024 videonya viral disejumlah media sosial. Saat diintrograsi Kabla dan Ireng yang tubuhnya dihiasi banyak tato meminta ampun dan sesekali meneriakan takbir.

Warga yang mengerumini dan menghakimi mendengar permintaan maaf dan teriakan takbir bukanya berbelas kasihan malah melepaskan pukulan. “Jeung takbir sagala geus ngabegal the,” ucap seseorang diiringi dengan pukulan yang terekam di video @bandungbarat Kamis 16 Mei 2024.

Baca Juga: Beredar Video Siswi Sekolah Loncat dari Angkot yang melaju Kencang Karena Sopir Tidak Mau Berhenti

Menurut Keterangan Kapolsek Padalarang Kapolsek Padalarang AKP Kusmawan, aksi pembegalan yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada Selasa 14 Mei 2024 pukul 21. 30 WIB. Kedua tersangka dengan mengunakan Yamaha Vixion telah mengikuti korban dari Pasar Padalarang. Saat kedua korban melaju ke arah Cipatat kedua pelaku membututi dan saat disekitar Situ Ciburuy dipepet serta tas istrinya diambil.

Korban langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri melalui jalan pintas Sadang Ciburuy. “Korban terus berteriak-teriak hingga warga lainnya turut mengejar pelaku, mengetahui banyak yang mengejar dan akan menghadang pelaku mengacung-acungkan golok,” kata AKP Kusmawan.

Hingga akhirnya warga berhasil menghentikan aksi Kabla dan Ireng di sekitar Tagog Apu Stasiun Kereta Cilame. Meski sempat berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan keduanya tidak berkutik melawan massa.

Kedua pelaku langsung menjadi sasaran kemarahan warga. Sebelum dijemput petugas Kabla dan Ireng tidak henti-hentinya jadi sasaran bogem mentah warga.

“Sudah diproses dan kita kenakan penahanan. Kedua pelaku kita jerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun,” tutup Kapolsek Padalarang AKP Kusmawan.***

Editor: Heriyanto Retno


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah