Pesawat Haji Sering Delay, Garuda Indonesia Dapat Teguran Keras Kemenhub

- 26 Mei 2024, 18:19 WIB
Jemaah haji saat berada dalam pesawat. Kementerian perhubungan mendapatkan banyak keluhan pelayanan Ibadah Haji 2024 berikan teguran keras pada PT Garuda Indonesia.
Jemaah haji saat berada dalam pesawat. Kementerian perhubungan mendapatkan banyak keluhan pelayanan Ibadah Haji 2024 berikan teguran keras pada PT Garuda Indonesia. /kemenag.go.id/

PORTAL BANDUNG TIMUR – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan teguran keras pada PT. Garuda Indonesia terkait pelayanan Garuda Indonesia terhadap penyelenggaraan Haji 2024. Garuda Indonesia diminta melakukan sejumlah perbaikan dalam menyelesaikan masalah keterlambatan penerbangan.

Teguran disampaikan melalui surat dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara dengan Nomor surat AU.402/2/21/DJPU.DKPPU-2024. Surat ini berisi teguran atas Angkutan Penerbangan Haji Tanggal 17 Mei 2024 dan tidak dapat beroperasinya beberapa pesawat terbang Angkutan Haji Tahun 2024, karena permasalahan teknis sehingga mengakibatkan terganggunya jadwal keberangkatan jamaah haji pada beberapa Embarkasi.

Baca Juga: Masih Terapkan Solusi Instan, Garuda Indonesia Harus Berkomitmen Selesaikan Masalah Pelayanan Haji

"Kami mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan lain terhadap penerbangan maskapai Garuda. Untuk itu, kami telah menindaklanjuti hal tersebut dengan memberikan teguran dan menindak tegas agar sejumlah perbaikan segera dilakukan," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sebagaimana disampaikan dalam keterangan persnya yang dikutip dari situs resmi kemenag.go.id, Minggu 26 Mei 2024.

Selain teguran, Menhub juga meminta Garuda untuk melakukan sejumlah perbaikan. Hal ini untuk memastikan fase keberangkatan Jamah Haji Tahun 2024 dapat berjalan sesuai jadwal dan untuk memenuhi batas waktu tanggal 10 Juni 2024.

"Pertama, kami meminta agar PT. Garuda Indonesia memberikan prioritas utama dalam program nasional pelaksanan Angkutan Haji Tahun 2024. Kedua, agar Garuda segera menyusun rencana mitigasi dan langsung melaporkan langkah percepatan atas recovery keterlambatan penerbangan angkutan haji Indonesia tahun 2024 ke Dirjen Perhubungan Udara," kata Menhub.

Baca Juga: Cuaca Terik di Makkah Al Mukaromah Makin Ekstrim, Jamaah Haji Diimbau Lakukan Ini

Surat teguran juga diberikan terkait kejadian Return To Base (RTB) pesawat Garuda Indonesia, dengan nomor penerbangan GA 1105 tipe Boeing 747-400 registrasi ER-BOS, untuk Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Makassar kloter 5 (UPG-05) di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG), menuju Madinah (MED) pada 15 Mei 2024.

"Kami juga meminta Garuda Indonesia untuk memastikan kesiapan pesawat baik operasional maupun perawatannya selama pelaksanaan penerbangan Angkutan Haji Tahun 2024. Selain itu, perlu ditingkatkan kordinasi yang baik antara PT. Garuda Indonesia dengan pemilik pesawat yang disewa," jelas Menhub.

Selain kedua poin tersebut, Kemenhub juga meminta agar Garuda Indonesia meningkatkan pengawasan terhadap kondisi pesawat yang digunakan selama penerbangan angkutan Haji Tahun 2024. Hal ini ditegaskan agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada keberangkatan berikutnya.***

Editor: Heriyanto Retno

Sumber: Kemenag.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah