Hari Pertama Serbuan Zionis Israel ke Rafah, 67 Warga Sipil Tewas

- 12 Februari 2024, 23:03 WIB
Tenaga medis melakukan penyelamatan terhadap korban di puing-puing kendaraan setelah serangan gungan darat dan udara dilakukan militer Zionis Israel di Kota Rafah, Gaza Selatan Senin 12 Februari 2024.
Tenaga medis melakukan penyelamatan terhadap korban di puing-puing kendaraan setelah serangan gungan darat dan udara dilakukan militer Zionis Israel di Kota Rafah, Gaza Selatan Senin 12 Februari 2024. /Tangkapanlayar YouTube Aljazeera/

PORTAL BANDUNG TIMUR  – Gabungan serangan tentara zionis Israel ke Rafah wialayah Gaza selatan Senin 12 Februari 2024 menewaskan sedikitnya 67 warga sipil Palestina dan puluhan lainnya mengalami luka. Diklaim pihak militer Zionis Israel mereka berhasil menyelamatkan dua sandera warga negara Israel Argentina ditempat penampungan sebuah Gedung.

Pejabat Kesehatan di Gaza melaporkan Rafah yang merupakan kota di Gaza selatan tempat perlindungan terakhir bagi sekitar satu juta warga sipil yang mengungsi menjadi sasaran operasi gabungan militer Israel. Dinas Keamanan Domestik Shin Bet dan Unit Polisi Khusus di Rafah membebaskan Fernando Simon Marman (60) dan Louis Hare (70).

Kedua pria tersebut diculik oleh Hamas dari Kibbutz Nir Yitzhak pada 7 Oktober, kata militer. Keduanya merupakan di antara sekitar 250 orang yang ditangkap dalam serangan militan yang memicu perang di Gaza.

Baca Juga: Membuka Tahun 2024 Tentara Zionis Israel Bunuh 207 Warga Palestina dan 338 Lainnya Terluka

“Kami telah lama mengerjakan operasi ini. Kami sedang menunggu kondisi yang tepat, ” kata juru bicara militer Israel Letkol Richard Hecht.

Dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari situs berita Arab News, Richard Hecht mengatakan bahwa para sandera ditahan di lantai dua sebuah bangunan yang dibobol dengan bahan peledak selama penggerebekan.

“Hingga terjadi baku tembak sengit dengan bangunan di sekitarnya,” kata Hecht seraya menunjukan sebuah foto ke media sebuah bangunan  rumah sakit, duduk di sofa bersama kerabatnya.

Baca Juga: Hamas Bebaskan 50 Sandera, Israel Lepas 150 Tawanan dari Penjara Ofer Israel

Pemerintah Argentina berterima kasih kepada Israel atas penyelamatan kedua pria tersebut, yang dikatakan berkewarganegaraan ganda Argentina.

Militer Israel mengatakan serangan udaranya bertepatan dengan serangan tersebut untuk memungkinkan pasukannya ditarik. Serangan  hari pertama di Kota Rafah telah menimbulkan dua masjid dan beberapa rumah dihantam serangan pesawat tempur, tank, dan kapal Israel selama lebih dari satu jam, sehingga menyebabkan kepanikan luas di antara orang-orang yang sedang tertidur.

Halaman:

Editor: Heriyanto Retno

Sumber: ArabNews


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah