Igor Dobrowolski Seniman Ternama Polandia Dukung DBS dengan Memasang Karya Seni di Penjuru Kota Warsawa

- 20 April 2024, 10:42 WIB
Seniman Igor Dobrowolski dengan karyanya sebagai bentuk dukungan egrakan BDS dengan menyidir McDonald's yang telah memberi makan dan minum tentara Israel.
Seniman Igor Dobrowolski dengan karyanya sebagai bentuk dukungan egrakan BDS dengan menyidir McDonald's yang telah memberi makan dan minum tentara Israel. /Tangkapanlayar Instagram @igor_dobrowolski/

PORTAL BANDUNG TIMUR – Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi  atau The Boycott, Divestment, and Sanctions (DBS) terus disuarakan oleh aktivis tiberbagai kalangan. Tidak terkecuali dengan seniman ternama Warsawa Polandia Igor Dobrowolski yang karya-karyanya sudah menghiasi koleksi pribadi orang ternama maupun galeri seni sejumlah negara.

Dalam beberapa pekan terakhir seniman kelahiran Jelenia Gora, Polandia,memasang karya-karya seni posternya di sejumlah penjuru kota Warsawa Polandia. Karya-karyanya dalam bentuk dukungan DBS terinspirasi kondisi korban peperangan di Palestina yang dilakukan Zionis Israel.

Bahkan secara khusus Igor Dobrowolski membuat banyak karya dengan symbol ‘M’ kuning lambang McDonald's. Dalam pernyataannya sebagaimana dikutip dari Instagramnya @igor_dobrowolski, Mc Donald’s  banyak dijadikan media karyanya karena menyumbangkan makanan dan minuman kepada personel militer Israel yang melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza dan mempromosikan bentuk keterlibatan yang sangat provokatif dan rasis ini di saluran media sosial mereka.

Baca Juga: Tidak lagi Berteman, Warga Muslim dengan Yahudi di Amerika Gegara Konplik Hamas dan Zionis Israel,

Selain itu, seniman  Igor Dobrowolski yang karyanya telah banyak dikoleksi kalangan selebriti, seperti Channing Tatum, Gigi Hadid, dan Nicole Scherzinger, memasang poster di halte-halte bis dengan iklan fashion Zara. Disebutkannya, kampanye pemasaran terbaru Zara menggunakan mayat dalam bungkus plastik, dan estetika zona perang, mengejek genosida yang dilakukan Israel di Gaza.

“Dalam insiden sebelumnya, Joey Schwebel, seorang berkewarganegaraan ganda Kanada-Israel dan ketua franchisee Zara Trimera Israel, menjamu terpidana teroris Itamar Ben-Gvir di rumahnya menjelang pemilu Israel. Zara tidak membuat pernyataan menjauhkan diri dari asosiasi ini dan membiarkan kampanye iklan ini berjalan,” kata Igor Dobrowolski.

Karya lainnya yang turut dipasang di penjuru Kota Warsawa adalah, produk kecantikan Estee Lauder. Dikatakannya,  Estée Lauder - Ronald Lauder yang bersama saudaranya Leonard Lauder mewarisi perusahaan Estee Lauder, adalah presiden Kongres Yahudi Dunia, dan ketua Dana Nasional Yahudi, dan merupakan seorang zionis dengan pandangan ekstremis dan dukungan finansial dan politik Pendudukan Israel atas tanah Palestina.

Iklan terbaru Zara menggunakan mayat dalam bungkus plastik, dan estetika zona perang, mengejek genosida yang dilakukan Israel di Gaza dijadikan karya seniman ternama Igor Dobrowolski dalam mendukung Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi terhadap perusahaan pedukung Israel.
Iklan terbaru Zara menggunakan mayat dalam bungkus plastik, dan estetika zona perang, mengejek genosida yang dilakukan Israel di Gaza dijadikan karya seniman ternama Igor Dobrowolski dalam mendukung Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi terhadap perusahaan pedukung Israel.
Juga kosmetik Lancome. Disebutkan,  Lancome adalah merek milik L’Oreal yang merupakan ‘teman hangat Israel’. Setelah mengirim surat ke Liga Arab dengan informasi yang mendukung boikot tersebut, mereka membayar denda $1,4 juta dan mengeluarkan permintaan maaf, sebelum membina hubungan baru dengan Israel, dengan investasi besar dan bahkan mengoperasikan pabrik di Palestina yang diduduki.

Tidak ketinggalan produk Chanel yang disebutkan Igor Dobrowolski bahwa  Alain Wertheimer, mengutuk serangan terhadap Israel. Namun dalam kenyataannya tetap bungkam atas serangan di Gaza, bahkan menjanjikan $4 juta atas nama Chanel.

Igor Dobrowolski juga menampilkan Buldoser Caterpillar  dalam karyanya dengan alasan Carterpillar telah memberikan dukungan dengan digunakannya buldoser Carterpillar dalam pembongkaran rumah-rumah warga Palestina. Buldoser D9 dirancang khusus untuk IDF. “Jangan membeli pakaian atau mesin Caterpillar. Jangan menjual pakaian atau mesin Caterpillar. Jangan bekerja untuk Caterpillar.” Demikian seruan Igor Dobrowolski dalam karyanya.

Halaman:

Editor: Heriyanto Retno


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah